\ JANGAN YASIN AJA YANG DIBACA, AFDHOLNYA ALKAHFI | SUPRANATURAL INDONESIA
Latest News

KILESMONO

JANGAN YASIN AJA YANG DIBACA, AFDHOLNYA ALKAHFI


MALAM JUM'AT ATAU HARI JUM'AT TIBA
JANGAN HANYA SURAT YASIN SAJA YANG DIBACA
JUSTRU SURAT AL KAHFI YANG LEBIH UTAMA.

Dari hadist Ibnu Umar R.A, berkata:

‎مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

“Siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih)

Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudri Juga menyebutkan bahwa dari Rasullulah SAW bersabda:

مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ

“Barangsiapa membaca Surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul ‘atiq ( Ka'bah) .” (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)

Berikut ini sekelumit kisah Ashabul Kahfi dari beberapa referensi yang saya dapatkan, semoga bermanfaat,, 

Yuk dawamkan membaca Surat Al Kahfi,, !!

Surat Al Kahfi adalah surat khusus yang menceritakan kisah para Ashabul Kahfi yang tidur di dalam goa selama ratusan tahun, sangat menarik untuk dipelajari. Mari kita simak dan renungkan hikmahnya,, !

Dimana letak goa Ashabul Kahfi

Ya,, di Negara Yordania, posisi tepatnya adalah kurang lebih 8 km dari Amman (ibu kota Yordania) yang dahulu ibu kota ini disebut Philadelphia, sebuah kota yang penuh dengan hiasan patung-patung nan indah yang tidak semata sebagai dekorasi namun dahulu sebagai sesembahan warganya.

Kisah ini terjadi di zaman nabi Isa AS dan diabadikan oleh Allah di kitab Injil dan Al Qur'an (Surat Al Kahfi ayat 9-26).

Pada waktu itu, Yordania dikuasai oleh kerajaan Romawi yang dipimpin oleh Kaisar Trojan yang sangat keji yang juga penyembah berhala. Dia sangat benci dengan Nabi Isa AS dan para pengikutnya yang juga termasuk Ashabul Kahfi. 

Berapa jumlah Ashabul Kahfi.

Didalam Surat Al Kahfi diterangkan bahwa ada yang menyebutkan berjumlah 3 orang dan 1 anjing, atau 5 orang 1 anjing, dan ada yang menyebutkan 7 orang 1 anjing. Hanya Allah SWT saja lah yang tahu persis berapa jumlah mereka. Namun mayoritas ulama berpendapat mereka berjumlah 7 orang 1 anjing. Banyak periwayat hadist yang mengatakan bahwa ini adalah satu-satunya anjing yang masuk syurga, wallaahu a'lam.

Pada masa itu, mereka bertujuh dan satu anjing nya sedang dalam keadaan genting karena ketakutan akan dibunuh oleh pasukan Kaisar Trojan. Pilihan mereka hanya kekafiran atau kematian. Dalam kekejaran pasukan tersebut, para Ashabul Kahfi menemukan sebuah goa besar yang bisa dijadikan tempat persembunyian. 

Singkat cerita, ketujuh pemuda itu mengantuk dan sangat kelelahan sehingga satu persatu dari mereka tertidur dengan sangat pulas, sedangkan anjingnya diperintahkan untuk berjaga-jaga di mulut goa sambil memberikan kode jika para tentara Romawi menemukan mereka. 

Alhasil Kaisar Trojan menyimpulkan bahwa mereka hilang dan pencarian pun dihentikan. Dan hilangnya tujuh pemuda dan satu anjing itu pun menjadi berita viral di masyarakat, namun karena sudah berselang sangat lama akhirnya berita ini pun hilang dengan sendirinya.

Bulan demi bulan, tahun demi tahun pun berlalu dan mereka masih dalam keadaan tertidur lelap di dalam goa. Di ayat ke 25 Surat Al Kahfi diterangkan bahwa mereka tertidur selama 3 abad 9 tahun atau 309 tahun. Sampai pada akirnya mereka terbangun dari tidurnya karena suara gonggongan anjing itu. Lantas ada beberapa pemuda yang kebingungan sudah berapa lama mereka tertidur, perdebatan pun terjadi diantara mereka mengenai berapa lama mereka tidur, ada yang mengatakan baru saja tidur sebentar karena teringat saat mulai tidur saat pagi dan terbagung saat sore hari, ada yang mengatakan sudah berhari-hari, dan pemuda yang lain mengatakan hanya Allah lah yang tahu berapa lama mereka tidur. 

Keesokan paginya, karena merasa lapar, mereka ingin membeli makanan. Salah satu dari mereka kemudian mengeluarkan beberapa koin emas guna membeli makanan. Salah satu di antara mereka juga rela untuk pergi ke kota membeli makanan. Pemuda tersebut segera meninggalkan gua dan turun gunung. Ia tak melihat pemandangan alam yang berubah signifikan saat dalam perjalanan menuju kota. Benar, mereka masih belum mengerti, berapa lama mereka tertidur.

Sesampainya di pasar, pemuda tersebut heran dan kebingungan. Menurutnya kota tersebut telah berubah dan ia salah tujuan. Orang-orang pun juga heran melihat penampilan pakaian pemuda tersebut. Pemuda itu mengenakan pakaian kuno padahal semuanya telah memakai pakaian model baru. Semua jauh berbeda dan memang sudah berubah. Hanya saja pemuda tersebut belum menyadarinya.

Terungkap

Hingga ketika ia selesai memilih dan hendak membayar makanan yang dibeli, penjual makanan heran dengan koin emas pembayaran pemuda itu. Penjual mengatakan itu adalah uang kuno zaman Kaisar Trojan. Disangkanya juga, pemuda tersebut telah menemukan harta karun berabad lalu yang mulai hilang. Penjual menginginkan koin pemuda itu dan berjanji tak akan mengatakan pada semua orang.

Pemuda tersebut masih tak mengerti dengan maksud penjual makanan. Maka penjual itu mengeluarkan beberapa koin yang berlaku pada masa itu. Karena tetap merasa bukan penemu harta karun dan koin-koin yang ia miliki itu berlaku, pemuda tersebut hanya mengatakan bahwa ia tidak memiliki apa-apa kecuali koin-koin itu. Sontak penjual mencengkeram tangan pemuda tersebut dan berteriak yang membuat semua orang berkumpul.

Pemuda itu ketakutan sambil berteriak agar tidak meyerahkan pada pasukan Trojan. Hal itu membuat orang-orang tertawa. Ya, Trojan sudah meninggal bertahun-tahun lalu. Negeri ini sekarang berada di bawah pimpinan Kaisar Thiodosius. Kaisar dalah orang baik dan beberapa hari lalu telah memeluk agama yang diajarkan Isa AS.

Seseorang berusia lanjut mengetahui kisah pemuda tersebut dari cerita neneknya. Ketika ia mengatakan tentang si pemuda dan sahabat-sahabatnya, ia hamper pigsan dan jatuh ke tanah. Berita mengenai pemuda-pemuda yang tertidur panjang menyebar bagai kilat. Gubernur pun mendengarnya dan segera memerintahkan pengawalnya untuk menjemput dan menghadapkan pemuda tersebut ke istana.

Saat tiba di istana, Gubernur menanyakan kisah mereka dan hendak menjemput sahabat-sahabatnya yang masih di tempat persembunyian. Segera saja, pemuda bersama Gubernur yang diikuti pula oleh beberapa pasukan menuju gua persembunyian. Salah seorang sahabat pemuda itu merasa khawatir akan keselamatan temannya. Maka ia keluar gua dan mendaki gunung. Ia kaget malah melihat iring-iringan tentara hendak menuju ke tempat persembunyian mereka. Segera ia berlari menuju ke sahabat-sahabatnya.

Ia menceritakan apa yang ia lihat di puncak gunung. Mereka merasa tak karuan hatinya. Cemas, khawatir dan serba takut bercampur menjadi satu. Tiba-tiba mereka dikagetkan akan kedatangan temannya yang kemudian menceritakan kejadian sebenarnya tentang berapa lama mereka tertidur. Pemuda tersebut memohon masuk sendiri ke gua tanpa satupun orang menemaninya. Permintaannya dikabulkan Gubernur dan ia pun masuk sendiri.

Pemuda tersebut segera masuk ke dalam gua dan menceritakan kejadian yang ia alami. Para pemuda yang berada di gua menangis sejadi-jadinya mengetahui akan kebenaran cerita mengenai panjangnya tidur mereka. Mereka menangis karena karena takut dan rindu kepada Allah. Mereka memohon agar Allah mematikan mereka karena mereka milik masa lalu. Allah mengabulkan permintaan mereka. Saat itu juga ketujuh pemuda dan anjingnya telah wafat.

Sementara itu, Gubernur dan pasukannya yang menunggu di luar gua masih bersabar menunggu pemuda-pemuda tersebut keluar. Namun, setelah lama tak muncul, akhirnya mereka pun memutuskan masuk ke dalam gua. Mereka melihat suatu pemandangan menakjubkan di dalam gua. Mereka melihat pemuda-pemuda dan anjingnya telah wafat. Mereka pun bersujud atas peristiwa kekuasaan Allah yang luar biasa. Dengan mata kepala mereka, melalui Ashabul Kahfi, mereka mengerti akan kebesaran Allah.

Laa haula walaa quwwata illa billah.

0 Response to "JANGAN YASIN AJA YANG DIBACA, AFDHOLNYA ALKAHFI"